Sedikitnya 50 warga yang datang ke kantor DPRD Kabupaten Pesawaran untuk menyampaikan aspirasi penolakan proyek SPAM tersebut, yang menurut mereka proyek tersebut dapat menyebabkan kekeringan pada lahan pertanian mereka.
Perwakilan dari masyarakat dua Desa, Iwan mengatakan, masyarakat dari dua desa yakni Desa Pesawaran dan Sukamandi menolak dan merasa keberatan dengan proyek pembangunan SPAM di wilayahnya.
“Dengan berdirinya proyek yang sumber airnya berada di Way Kalibuntu dikhawatirkan akan membuat debit air semakin berkurang,” kata dia, Kamis (7/12/2023).
“Maka dari itu kami sangat keberatan, karena di Way Kalibuntu itu selama ini merupakan sumber kehidupan daripada masyarakat dari dua desa tersebut,” timpalnya.
(WII)





