Nurul menjelaskan, proses evakuasi tubuh korban menjadi sangat dramatis karena tersangkut di bagian tengah gorong-gorong, menjadikannya sulit untuk dievakuasi.
“Proses evakuasi memakan waktu hampir setengah jam, tubuh korban baru bisa diselamatkan setelah gorong-gorong dihancurkan,” jelasnya.
Ia mengatakan, Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke kampung halamannya di Wilayah Kecamatan Negeri Katon, Pesawaran, untuk proses pemakaman. Ia juga mengucapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah ini.
“Atas nama kepolisian Polres Pringsewu kami mengucapkan turut berbelasungkawa dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapinya,” pungkasnya.
(WII)





