Bupati Dendi Harap Digitalisasi Bisa Majukan Ponpes di Pesawaran

  • Bagikan
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat hadiri sosilisasi digitalisasi pondok pesantren/Foto: Apriansyah

Menurutnya, Pondok Pesantren dan Pendidikan Islam merupakan lembaga pendidikan yang sangat efektif sebagai benteng pertahanan moral, sekaligus pusat pembangunan akhlak. Melalui keteladanan dan ajaran yang diterapkan oleh sejalan dengan hal itu, Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan Islam merupakan tempat untuk menciptakan Sumber Daya Manusia agar lebih unggul dan mempunyai kualitas terutama berakhlakul kharimah.

“Yang sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan yang dihadapi saat ini yang semakin berat dan kompleks, terutama kaitannya dengan dekadensi (kemerosotan) moral dan akhlak yang semakin memprihatinkan,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, pesantren juga mempunyai fungsi-fungsi tertentu dalam proses perkembangan kehidupan masyarakat terutama dalam bidang pendidikan. Karena melalui pesantren, para santri dapat memperoleh dasar-dasar pendidikan yang dirasa cukup dan sangat bermanfaat, guna menghadapi persoalan lingkungan dan perjalanan hidupnya. Dengan kata lain pesantren telah ikut berperan dalam dinamika masyarakat dan perlu mendapat perhatian.

“Selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Pesawaran untuk “Mewujudkan Sumber Daya Manusia Yang Sehat Jasmani dan Rohani, Cerdas, Unggul, Berkarakter dan Berdaya Saing”, sehingga peranan pondok pesantren baik secara langsung maupun tidak langsung, baik melalui para santri maupun para alumninya, dapat lebih ditingkatkan,” pungkasnya.

(WII)

BACA JUGA:  Pemkab Pesawaran Targetkan PAD 135 Miliyar Tahun 2022
  • Bagikan