Ia mengatakan, pihaknya memproyeksikan dalam waktu dekat untuk berkoordinasi dengan beberapa daerah tetangga agar bisa membantu dalam hal pemenuhan penumpang melalui Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan melakukan Dinas Luar (DL) untuk dapat menggunakan pesawat melalui Bandara Muhammad Taufiq Kiemas.
“Beberapa daerah tetangga itu seperti Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dengan harapan aktivitas penerbangan di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas bisa berlangsung sesuai target,” kata dia.
“Sehingga upaya kita agar pesawat yang berbadan lebih besar bisa mendarat dan beraktivitas di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas dan melakukan pelayanan terhadap masyarakat bisa terwujud. Tentu hal itu harus dilaksanakan secara bertahap sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Pesibar, Ali Yudiem menambahkan bahwa Legislatif Pesibar siap memberikan dukungan penuh terhadap pihak Eksekutif dalam upaya memaksimalkan penerbangan di Bandara Muhammad Taufiq Kiemas.
“DPRD siap memerintahkan seluruh staf dan meminta para Anggota Legislatif (Aleg) untuk menggunakan pesawat Susi Air jika hendak melakukan DL sesuai dengan rute pesawat yang telah ditentukan,” pungkas Ali.
(WII)





