Dirinya berharap kepada kelompok disabilitas agar tetap percaya diri karena mereka memiliki hak-hak politik yang sama dan bisa ikut serta membantu Bawaslu dalam melakukan pencegahan-pencegahan pelanggaran Pilkada.
“Kegiatan sosialisasi baru pertama kali, dan insyaallah kedepannya kita akan melaksanakan sosialisasi ini di tempat yang lain di Kabupaten Pesawaran,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Pesawaran, sekaligus sebagai narasumber, Nurul Azmi mengapresiasi langkah Bawaslu Pesawaran yang telah melibatkan dan mengikutsertakan kelompok disabilitas dalam mengawal proses Pilkada 2024.
“Saya harap para kelompok disabilitas ini tidak merasa malu atau minder karena memiliki kekurangan, mereka harus percaya diri dan fokus untuk menyampaikan bila mana ada pelanggaran-pelanggaran Pilkada ini,” pungkasnya.
(WII)





