“Yang jelas saya tidak mendapat aduan dari pihak yang merasa dilecehkan, kalau dari kabar burung memang kita dengar seperti itu, tapi pas saya tanya dari pihak kampus tidak ada itu, setelah mereka menanyakan ke mahasiswa ternyata tidak ada kejadian itu,” ujarnya.
Sementara, FY salah satu mahasiswa yang menjadi Ketua Kelompok pelaksanaan KKN di Desa Gunungsugih menolak memberikan tanggapan mereka ditarik oleh pihak kampus.
“Kenapa ya mas menghubungi saya. Saya kan tidak tau apa-apa soal itu,” ujar FY.
“Masalah itu sudah diselesaikan pihak kampus, jadi dari pihak kampus dan pihak Pesawaran sudah saling ngobrol,” ungkapnya tanpa menjelaskan masalah yang sudah diselesaikan tersebut itu seperti apa.
(WII)





