Dirinya menjelaskan, simulasi ini bertujuan untuk menguji kesiapsiagaan seluruh personel dan kemampuan koordinasi antar instansi dalam menghadapi potensi kerusuhan yang dapat mengganggu kelancaran proses Pemilu.
“Meskipun skenario menggambarkan situasi dengan tingkat ancaman tinggi, seluruh rangkaian simulasi berjalan dengan aman dan tertib,” jelasnya.
Dirinya juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh personel yang terlibat dalam simulasi ini. Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan disiplin dalam menjalankan tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pesawaran selama pelaksanaan Pemilu.
“Simulasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa seluruh personel siap menghadapi segala kemungkinan yang mungkin terjadi, sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” ungkapnya.
“Polres Pesawaran bersama Brimob Polda Lampung dan instansi terkait lainnya menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga stabilitas keamanan selama berlangsungnya Pemilu, demi terciptanya proses demokrasi yang aman dan damai,” pungkasnya.
(WII)





