“Kami berharap kepada Paslon Aries Sandi – Supriyanto untuk tidak menggunakan embel-embel Prabowo Subianto lagi,” timpalnya.
Disinggung terkait, jika Paslon lain masih menggunakan embel-embel Prabowo Subianto, pihaknya menegaskan akan berkoordinasi dengan DPD dan DPP Partai Gerindra, bahkan jika sampai melanggar undang-undang akan menuju upaya-upaya hukum.
“Jika ada narasi bahwa Prabowo adalah presiden dan merupakan milik masyarakat itu salah besar, karena saat ini Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai Gerindra dan di Oktober mendatang baru akan dilantik menjadi Presiden RI,” ungkapnya.
Dirinya berharap, kepada Paslon Aries Sandi – Supriyanto untuk berkaca diri, introspeksi diri karena masing-masing partai ini memiliki legitimasi sendiri maka gunakanlah hak-hak partai itu sendiri.
“Kita ikuti sajalah himbauan dari Paslon Nanda -Antonius bahwa kita harus berpolitik dengan gembira, tidak perlu lagi saling menjelekkan, saling memfitnah, jangan ada narasi-narasi kebohongan hanya untuk kepentingan diri mereka pribadi, jadi itu tidak boleh. Mari kita adu visi dan adu gagasan, ya itu si harapan dari kami,” pungkasnya.
(WII)





