“Pembangunan jalan di Desa Lumbirejo sebagai proyek Karya Bhakti TNI tidak terlepas dari penilaian masyarakatnya yang kompak, rukun, dan guyub. Untuk itu, saya berharap agar masyarakat bisa merawat dan menjaga jalan agar tetap bisa digunakan dalam jangka panjang guna mempermudah mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata dia.
“Kita patut berbangga karena suasana guyub seperti ini sudah kita temui lagi di kota-kota besar. Terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat yang sudah turut andil, semoga berguna untuk aktivitas masyarakat, silakan dirawat dan dijaga,” tambahnya.
Pembangunan jalan proyek Karya Bhakti TNI sebagai sarana pendukung pembangunan infrastruktur desa mengundang antusias dan tanggapan positif dari masyarakat.
Mewakili tokoh adat dan masyarakat, Kepala Desa Lumbirejo Ridho menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada jajaran TNI, Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran serta seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan desa.
“Jalan sepanjang 670 meter ini merupakan akses yang kerap dilalui warga untuk pergi berkebun serta bersekolah. Dengan pembangunan ini, mari kita memanfaatkan dengan bijak dan merawatnya untuk kemaslahatan bersama,” katanya.
“Sesuai dengan namanya, Jalan Nakula ini diambil dari tokoh pewayangan yang merupakan ksatria yang baik sebagai simbol masyarakat desa Lumbirejo agar menjadi orang-orang yang baik sesuai nama jalannya,” pungkasnya.
Usai melaksanakan upacara, Bupati didampingi Komandan Kodim 0421/Lamsel Letkol Inf Esnan Haryadi, beserta tamu undangan lainnya melakukan penandatanganan prasasti sekaligus pemotongan pita sebagai tanda peresmian jalan desa yang diberi nama Jalan Nakula.
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama seluruh masyarakat desa, aparatur desa, tokoh adat, serta para kepala dinas dan OPD terkait sebagai bentuk syukur atas diresmikannya pembangunan jalan.
(WII)





