“Membangkitkan semangat dan menanamkan optimisme masyarakat. Serta mengubah cara pandang untuk menjadi percaya diri, dengan menggali potensi yang dimiliki, baik individu atau kelompok. Karena setiap manusia memiliki potensi, tetapi kadang-kadang tidak digali dan dikembangkan,” ujarnya.
Dalam program ini, pihaknya juga akan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam memanfaatkan sumber daya yang ada, yang diarahkan pada kegiatan-kegiatan produktif. Sehingga membangkitkan kreatifitas warga untuk menciptakan sesuatu yang bernilai untuk mendapatkan keuntungan finansial.
“Selain pemerintah, dalam program ini diperlukan adanya upaya bersama dan kerjasama yang baik. Upaya ini dapat dilakukan dengan sebuah gerakan menuju masyarakat yang kreatif dan produktif agar lebih cepat. Melakukan pendataan potensi, kemampuan yang dimiliki warga, dan mengelompokkannya untuk kepentingan pembinaan selanjutnya. Misalnya kelompok produksi kuliner, budidaya, kelompok industri kreatif atau barang-barang kerajinan yang jenisnya disesuaikan dengan ketersediaan bahan dasar yang dimiliki desa atau kawasan,” ujarnya .
Selain itu, pendataan sumber daya yang ada, baik yang dimiliki individu, kelompok, maupun desa/kawasan, lingkungannya, serta pendataan sumber daya, pembinaan per-kelompok dan pendampingan sesuai dengan jenisnya, yang dilakukan bekerja sama dengan Dinas terkait untuk kepentingan pengembangan kreatifitas dan inovasi produk dengan jaringan pemasaran
“Jika program dengan gerakan membangun masyarakat produktif dan kreatif ini berjalan, tentunya kesejahteraan warga akan meningkat, karena perekonomian bangkit. Pengangguran berkurang, pendapatan meningkat, biaya pendidikan dapat terpenuhi, dan kehidupan sosial tercipta dengan baik,” pungkasnya.
(WII)





