Menurutnya, pihak kesehatan sengaja melakukan pengecekan kesehatan pada hari jumat, mengingat kaum pria lebih sulit melakukan pengecekan kesehatan.
“Sebenarnya kan, pengecekan kesehatan secara rutin ini sudah kita lakukan juga di setiap kantor desa, namun yang bapak-bapaknya ini masih sangat jarang untuk datang, makanya kita lakukan setiap jumat setelah jumatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Pemberantas Penyakit (P2P) Dinkes Pesawaran Chris Manurung mengatakan, ketika terdapat masyarakat yang memerlukan perawatan lebih lanjut, pihaknya akan memberikan surat rujukan.
“Jadi kalau saat ini, kita hanya melakukan pengecekan awal saja, apabila ada masyarakat yang memerlukan perawatan lebih lanjut, kami akan memberikan surat rujukan agar yang bersangkutan mendapatkan perawatan lebih lanjut,” pungkasnya.
(WII)





