Urgent! Pantai Ketapang Terpapar Bakteri Patogen: Apa yang Harus Kamu Lakukan?

  • Bagikan
Pantai Ketapang/Foto: Miftahiul Jannah

Bakteri penyebab penyakit kolera, yang bisa mengakibatkan diare parah dan dehidrasi. Bakteri ini biasanya ada di perairan tercemar, terutama yang terkontaminasi oleh kotoran manusia.

Kehadiran bakteri patogen di air dapat menyebabkan beragam masalah kesehatan, baik jangka pendek maupun panjang.

Yuk kenali Gejala terkena bakteri dan Faktor penyebab serta rekomendasi untuk menghindari terkena bakteri tersebut.
GEJALA
Infeksi pada saluran pencernaan
Diare, muntah-muntah, dehidrasi
Gatal-gatal
Kram otot
Tekanan darah menurun
Faktor yang menyebabkan bakteri genus Vibrio dapat mencemari perairan, di antaranya:
Pembuangan Limbah, limbah domestik dan industri yang dibuang sembarangan ke sungai, laut, atau danau bisa menjadi media berkembangnya bakteri. Feses manusia dan hewan yang terbuang ke air menjadi sumber utama kontaminasi.
Pencemaran dari Kegiatan Perikanan, penggunaan bahan kimia atau pembuangan limbah dari industri pengolahan ikan dapat memperburuk kualitas air dan mendukung pertumbuhan bakteri berbahaya.
Suhu dan Salinitas, suhu air yang optimal (sekitar 37°C) mendukung pertumbuhan bakteri Coliform, sementara salinitas yang tinggi dapat membatasi kelangsungan hidup bakteri tersebut. Perubahan suhu dan salinitas akibat aktivitas manusia juga mempengaruhi kelimpahan bakteri di perairan.
Kebiasaan Masyarakat, kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan berkontribusi pada pencemaran air. Praktik buruk seperti membuang sampah sembarangan atau tidak menggunakan toilet yang layak dapat meningkatkan jumlah patogen di perairan.
Daerah dengan kepadatan penduduk tinggi atau kegiatan ekonomi yang intensif cenderung memiliki tingkat pencemaran yang lebih tinggi. Misalnya, daerah pesisir dengan banyak aktivitas komersial sering kali mengalami pencemaran lebih berat dibandingkan daerah terpencil

Rekomendasi untuk menghindari bakteri genus Vibrio
1. Perhatikan Kebersihan Air
2. Gunakan pakaian saat berenang
3. Kelola Limbah dengan Bijak
4. Waspada pada Makanan Laut, Hindari makanan laut setengah matang atau mentah

BACA JUGA:  Balon Ketua PWI Lampung Nizwar Uji Kompetensi Wartawan Sumsel

Risiko kesehatan akibat bakteri genus Vibrio termasuk infeksi saluran pencernaan, keracunan makanan, dan gangguan pada sistem imun. Vibrio menginfeksi manusia melalui air maupun makanan yang terkontaminasi. Penting untuk memahami dan mengantisipasi bahaya bakteri di perairan Ketapang demi kesehatan kita. Dengan langkah pencegahan yang tepat, kita bisa tetap menikmati aktivitas di air dengan aman.

Referensi :
Ariadi, H., & Mujtahidah, T. (2022). Analisis permodelan dinamis kelimpahan bakteri Vibrio sp. Pada budidaya udang vaname, Litopenaeus vannamei. Jurnal Riset Akuakultur, 16(4), 255-262.
Handayani, C., Pahlewi, A. D., & Listriyana, A. (2023). Analisis Hubungan Populasi Vibrio Dengan Faktor Lingkungan Pada Inlet Tambak Udang Vannamei Di Situbondo. Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan, 109-114.

Editor : Miftahul Jannah, Rahma Antika, Meisya Alya Putri, Sabina Na’ma Aisa,Linda ratna sari,Alifia adibila.

  • Bagikan