Kritis Pasca Melahirkan, Warga Wayharu Ditandu Pakai Sarung Menuju Puskesmas

  • Bagikan

Ia menandaskan, berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak keluarga, pasien sudah menjalani tindakan kuretase untuk mengeluarkan sisa ari-ari yang tertinggal, serta sudah mendapatkan transfusi darah sebanyak empat kantong. “Alhamdulillah kondisi pasien sudah membaik dan masih dalam perawatan,” pungkas Maria.

Sementara itu Kepala Dinkes, Wike Wijayanti tak menampik jika tidak maksimalnya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di empat pekon di wilayah Wayharu disebabkan oleh akses jalan yang sangat buruk. “Kondisi tersebut berakibat terhadap minimnya fasilitas-fasilitas kesehatan di wilayah Wayharu,” tegas Wike.

“Bukankah masyarakat Wayharu juga bagian dari masyarakat Indonesia yang juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Akan tetapi fakta dilapangan justru berbanding terbalik,” imbuh Wike.

Kendati begitu, Wike juga mengungkapkan bahwa Pemkab Pesibar hingga saat ini masih terus berupaya dengan segala cara agar cita-cita merdekanya masyarakat Wayharu bisa terwujud. “Karenanya kami berharap agar semua pihak yang memiliki kewenangan dan kebijakan tentang tembok yang membelenggu Wayharu agar bisa bersama-sama berupaya membuka keterisoliran Wayharu, agar masyarakat bisa merasakan kesejahteraan dan pelayanan kesehatan yang juga maksimal,” tukas Wike. (ers/WII)

BACA JUGA:  Pj. Bupati Bambang Sumbogo Hadiri Pisah-Sambut Danrem 043/Gatam
  • Bagikan