Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari sikap toleransi yang begitu kuat diantara masyarakat dari berbagai suku tersebut. Disinilah peran penting tokoh adat, tokoh masyarakat dan kita semua, agar terwujud Pesawaran yang damai, sejahtera, serta masyarakat Pesawaran yang mencintai dan perduli untuk melestarikan adat dan budaya.
“Saya yakin, jika semua bisa memahami makna kemajemukan dan kebersamaan, maka tentunya kita pasti bisa menjadi masyarakat yang bersatu, saling bahu membahu dan ikut berkontribusi membangun Kabupaten Pesawaran tercinta. Saya juga meyakini bahwa dan Pesawaran akan maju dan tetap kokoh jika budaya warisan nenek moyang terus kita jaga dan kita lestarikan,” ungkapnya.
Dirinya menjelaskan, untuk mengembangkan dan melestarikan budaya yang ada tentunya dibutuhkan kerjasama dari semua pihak. Begitu pula untuk membangun Kabupaten Pesawaran menjadi lebih baik.
“Oleh karena itu, sebagai Calon Bupati, saya Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M dan Calon Wakil Bupati Bapak Antonius Muhammad Ali, S.H., kami mohon do’a dan dukungan dari bapak ibu sekalian agar saya dan Bapak Anton untuk bisa memimpin serta mewujudkan Kabupaten Pesawaran yang Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, Produktif (CAKEP),” pungkasnya.
(WII)





