“ESI harus mampu mengakomodir minat dan potensi anak-anak muda Pesawaran. Kita ingin mereka punya ruang aktualisasi dan didorong menjadi atlet profesional. Tugas ketua organisasi adalah mampu menjalankan roda organisasi dengan baik dan menghasilkan prestasi,” kata Dendi.
Selain itu, ESI Pesawaran juga diharapkan mampu menjawab sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur internet di desa-desa. Oleh karena itu, Bupati berharap ke depan adanya layanan Wi-Fi gratis di desa yang bisa dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan esports bagi anak-anak muda, termasuk pengembangan fasilitas umum yang tidak lagi digunakan secara maksimal.
“Namun meski begitu, gadget dan permainan online masih sering kali dianggap negatif. Maka tugas ESI adalah mengedukasi, memastikan anak-anak bermain secara sehat, misalnya dengan menggunakan perangkat pelindung seperti kacamata anti-radiasi,” ujarnya.
“Saya berharap Musorkab ini dapat menjadi sarana evaluasi kinerja dan inovasi organisasi. Pemkab Pesawaran berkomitmen untuk mendukung ESI melalui regulasi, pembinaan, dan program kompetisi esports tingkat kecamatan dalam rangkaian kegiatan semarak Pesawaran mendatang,” pungkasnya.
(WII)





