“Kami menyayangkan beredarnya figura Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran yang belum diverifikasi oleh Pemkab setempat. Figura seperti ini berpotensi menyesatkan publik dan tidak mencerminkan figura resmi,” kata Mursalin di Kantor FMPB.
Ia secara khusus mengingatkan seluruh kepala desa, pihak sekolah dan instansi pemerintah agar tidak tergesa-gesa membeli atau memasang figura Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran yang tidak resmi.
“Tolong tunda dulu pembelian figura itu hingga versi resmi dirilis Kominfotiksan Pesawaran. Anggaran desa atau dana instansi jangan digunakan untuk barang tidak sah, bisa menyalahi aturan, bahaya itu,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, hal ini sejalan dengan himbauan Kadis Kominfotiksan Kabupaten Pesawaran Jayadi Yasa, yang yang menegaskan foto resmi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran belum dirilis.
“Kedepan, pastikan hanya figura resmi Pemkab Pesawaran yang digunakan di kantor-kantor desa, sekolah dan instansi pemerintah lainnya. Ini bentuk penghormatan pada prosedur pemerintahan,” pungkasnya.
(WII)





