“Makanya kami dari komisi III tadi sepakat bagaimana langkahnya Dinas PUPR Pesawaran untuk merubah kontrak atau apapun itu, supaya di lokasi ambrol tersebut dibuatkan Bronjong,” ujarnya.
“Karena bagaimanapun juga kita mengharapkan pekerjaan tersebut bisa bertahan hingga puluhan tahun. Tapi jika itu tidak di Bronjong maka tidak akan bertahan lama,” timpalnya.
Dirinya berharap, dengan anggaran yang cukup fantastis mencapai RP11,9 miliar, pembangunan tersebut bisa selesai dan sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat.
(WII)





