“Saya sangat mengapresiasi atas agenda penyuluhan oleh DPP KAMPUD ini, tentunya dalam konteks pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Lembaga, Kementerian dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, masyarakat memiliki peran strategis turut mengawasi jalannya pelayanan publik tersebut, kemudian dari Kejari Bandar Lampung melalui bidang Datun telah menginisiasi sejumlah program yang inovatif dan terobosan positif diantaranya Smart Datun merupakan pelayanan hukum gratis berbasis digital, Jaksa Sahabat Nadzir merupakan percepatan penerbitan sertifikat tanah wakaf, Jaka Jamsos yaitu Jaksa kawal jaminan sosial BPJS, Jaksa Sahabat Anak adalah program untuk melaksanakan permohonan perwalian anak, dan Jaksa Sahabat UMKM sebagai program UMKM Mitra Adhyaksa melakukan Pendampingan kepada para pelaku usaha UMKM se-Kota Bandar Lampung, silahkan program-program tersebut bisa diakses langsung oleh masyarakat, kata Bambang Irawan.
Disisi lain, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf menjelaskan jika pelayanan publik harus dapat dilaksanakan dengan baik, sebab pelayanan publik menjadi kebutuhan mendasar masyarakat baik sejak dalam kandungan sampai tutup usia.
“Pelayanan publik harus diselenggarakan baik sebagaimana tercantum dalam UU tentang pelayanan publik nomor 25 tahun 2009, yang mengisyaratkan bahwa masyarakat harus mendapatkan pelayanan publik dengan baik, karena pelayanan publik mengurus kepentingan masyarakat sejak dalam kandungan sampai dengan tutup usia, maka jika mengalami keluhan dalam pelayanan publik jangan sungkan untuk menyampaikan pengaduan kepada Ombudsman. Adapun tugas Ombudsman untuk menindaklanjuti pengaduan tersebut dengan tujuan mendudukan kesetaraan dalam pelayanan publik, karena sering kali masyarakat dalam posisi lemah, maka kita dudukan, agar dapat meninjau secara mendalam akar persoalannya, namun laporan di Ombudsman harus jelas identitasnya untuk memenuhi syarat formil dan materiil”, jelas Nur Rakhman Yusuf.
Suasana hangat penuh kekeluargaan dalam penyuluhan tersebut nampak adanya sejumlah pertanyaan dari masyarakat yang hadir sebagai peserta penyuluhan diantaranya dari Dahlia warga Campang Jaya terkait tanah hibah pemakaman umum yang tidak kunjung selesai sudah 4 tahun diurus, Hendi warga Campang Raya yang mengeluhkan perihal bantuan masjid oleh Pemerintah Kota yang belum merata, dan Nur warga Campang Jaya perihal pinjaman KUR UMKM di Bank BRI. Kemudian pertanyaan-pertanyaan tersebut pun dijawab langsung oleh para narasumber dengan penjelasan positif dan solusi kongkrit.
Acara diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Ketua Umum DPP KAMPUD, Seno Aji kepada para narasumber dan foto bersama.
(Rls/WII)





