“Jadi ini perlu diluruskan bahwa RD telah 11 tahun tidak di partai Gerindra. Apalagi membawa-bawa nama Partai Gerindra. Kenapa tidak disebutkan bahwa RD sudah bertahun-tahun menjadi jurnalis profesional,” ujarnya.
Dirinya menilai bahwa, hal ini sengaja digoreng-goreng oleh pihak pelapor agar mendapatkan dukungan dari netizen.
“Kami dari Partai Gerindra menyayangkan dan merasa keberatan dengan media Lampung TV yang menyebutkan bahwa RD merupakan mantan anggota DPRD dari fraksi Gerindra. Dulu memang di partai Gerindra namun setelah tidak menjadi anggota DPRD RD sudah tidak lagi berpolitik dan sudah keluar dari Partai Gerindra,” ungkapnya.
“Jadi ayolah teman-teman media dan para netizen untuk berfikir objektif, cari tahu dulu seperti apa persoalan ini bisa terjadi, jangan memunculkan framing-framing yang menjadi goreng-gorengan netizen,” pungkasnya.
(WII)





