Kronologi Pemuda di Tanggamus Terseret Arus Arus Sungai
Menurut kapolsek, Suroso hanyut di sungai itu bermula saat ia berpamitan berangkat ke kebunnya di Kepayang Register 30 untuk memperbaiki gubuk, Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.
Namun hingga sehari setelahnya, Minggu, 22 Februari 2026 Suroso tak juga kunjung pulang ke rumahnya. Pihak keluarga kemudian berupaya mencari keberadaan Suroso.
Seorang warga, Nadi (50), sempat mendengar suara raungan sepeda motor di tengah Sungai Kepayang saat hujan deras.
Warga kemudian menemukan motor Suroso sekitar 500 meter dari lokasi penyeberangan sungai atau titik semula diperkirakan Suroso hanyut.
“Pencarian terus dilakukan hingga akhirnya jasad korban ditemukan Lihun (40) yang sedang memancing di aliran Way Ngarip,” ujar dia.
Setelah dievakuasi jasadnya kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.
Hasil Pemeriksaan Polisi
Menurutnya, hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad Suroso.
”Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi,” tuturnya.***





