Dijelaskannya, anggaran itu terserap untuk pemeliharaan rutin di beberapa ornamen penampilan taman yang ada di kota itu.
Seperti, pemeliharaan nomenklatur selamat datang yang ada di Kelurahan Pasar Liwa, depan Hotel Darsono, depan Pom Bensin Liwa, dan depan taman Hamtebiu di Kelurahan Pasar Liwa.
Wayan juga mengatakan, selain itu anggaran juga digunakan untuk perawatan pada pembatas jalan di Jalur 2 sepanjang jalan Raden Intan dari Pengadilan Negeri (PN) hingga Kelurahan Pasar Liwa.

“Nomenklatur selamat datang di Kelurahan Pasar Liwa, selanjutnya depan Hotel Darsono, depan pom bensin, depan Hamtebiu, dan juga pengecatan pembatas jalan sepanjang jalan radin intan dari PN sampai Pasar Liwa,” tegas dia.
Meski diakui dirawat dengan anggaran Rp191 juta, cat tampak kusam, jalur dua bahkan subur ditumbuhi rumput.***





