Di Balik Anggaran Cat DLH Lampung Barat Rp191 Juta, Ornamen hingga Pembatas Jalan Jalur 2 tampak Kusam dan tak Terawat

  • Bagikan
Ornamen DLH Lampung Barat
Penampakan ornamen depan Pom Bensin Liwa Lampung Barat tampak kusam

Dijelaskannya, anggaran itu terserap untuk pemeliharaan rutin di beberapa ornamen penampilan taman yang ada di kota itu.

Seperti, pemeliharaan nomenklatur selamat datang yang ada di Kelurahan Pasar Liwa, depan Hotel Darsono, depan Pom Bensin Liwa, dan depan taman Hamtebiu di Kelurahan Pasar Liwa.

Wayan juga mengatakan, selain itu anggaran juga digunakan untuk perawatan pada pembatas jalan di Jalur 2 sepanjang jalan Raden Intan dari Pengadilan Negeri (PN) hingga Kelurahan Pasar Liwa.

Ornamen selamat datang di Liwa Kota Berbunga di bawah Pom Bensin Liwa Lampung Barat tampak kusam, hilang huruf hingga pecah-pecah (foto: Eko P)

“Nomenklatur selamat datang di Kelurahan Pasar Liwa, selanjutnya depan Hotel Darsono, depan pom bensin, depan Hamtebiu, dan juga pengecatan pembatas jalan sepanjang jalan radin intan dari PN sampai Pasar Liwa,” tegas dia.

Meski diakui dirawat dengan anggaran Rp191 juta, cat tampak kusam, jalur dua bahkan subur ditumbuhi rumput.***

BACA JUGA:  HUT ke-77 RI, Gele Harun Pernah Berjuang di Lampung Barat, Bupati Parosil Bakal Serahkan Piagam
  • Bagikan