“Saudara adalah pengarah kebijakan, pengambil keputusan, sekaligus teladan. Bangunlah kepemimpinan yang kuat namun tetap humanis, tegas namun adil, serta cepat merespons setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Nanda.
Pada kesempatan ini juga, Nanda menekankan pentingnya totalitas dalam bekerja. Menurutnya, tidak ada ruang bagi aparatur yang bekerja setengah hati di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.
*Bekerja itu harus totalitas, pejabat harus benar-benar hadir di lapangan, memahami kebutuhan riil masyarakat, mempercepat pelayanan, dan mendorong inovasi. Jangan terjebak pada rutinitas birokrasi yang kaku,” pungkasnya.
(WII)





