KARO, WAKTUINDONESIA – Setelah abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung, Selasa (2/3/21), meluluhlantakkan areal pertanian masyarakat di 3 kecamatan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).
Namun pagi ini, Rabu (3/3) terjadi awan panas guguran pukul 08:52 WIB, jarak luncur tidak teramati, dengan amplitudo:120 mm, durasi:332 detik angin mengarah ke barat.
Hal ini disampaikan Pengamat Gunung Api (PGA) Sinabung Armen Putra.
Untuk itu Ia meminta masyarakat agar jangan memasuki zona merah serta menjauhi bantaran sungai Lau Borus.





