Kronologi Gadis Belia yang Meninggal Tenggelam di Area Bekas Tambang Pasir di Mesuji

  • Bagikan

MESUJI, WAKTUINDONESIA – Seorang gadis belia berusia 12 tahun meninggal dunia usai tenggelam di area bekas tambang pasir di Desa Sriwijaya, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji, Lampung, Minggu (4/4/21) sekitar pukul 15.00 WIB.

Polisi mengungkap kronologi kejadian.

Menurut Kapolsek Tanjung Raya Iptu Suldi mewakili Kapolres Mesuji AKBP Alim, Minggu (4/4/21) sekitar pukul 10.00 WIB rekan gadis belia itu mengirim pesan melalui media sosial keoadanya.

Rekannya mengajak ke Umbul Air Mati Register 45 Kecamatan Mesuji Timur.

Sekitar pukul 12.30 gadis belia itu tiba di rumah rekannnya.

Lantas keduanya ke rumah rekannya yang lain. Ketiganya menuju ke Taman Brabasan (Alun-alun Brabasan).

Ketiganya bermain di tribun penonton yang terletak di depan Balai Desa Brabasan Kecamatan Tanjung Raya.

Saat di tribun penonton itu seorang rekan gadis belia itu kembali mengirim pesan melalui media sosial kepada dua rekan mereka yang lain untuk menonton jaranan (Kesenian daerah) di Umbul Air Mati Reg 45.

Sekitar pukul 01.00 kedua rekannya itu tiba di tribun penonton. Praktis jadi mereka berlima di tribun penonton.

BACA: Gadis Belia Meninggal Usai Tenggelam di Area Bekas Tambang Pasir di Mesuji

Kelimanya pun berembuk (Musyawarah) akan pergi ke acara jaranan atau ke galian bekas tambang pasir berenang (bermain air).

Kelimanya lantas sepakat ke galian bekas tambang pasir di Desa Sriwijaya, Tanjung Raya mengendarai dua unit sepeda motor (R2). Salah satu R2 terpaksa berboncengan tiga (Boti) sekitar pukul 13.30.

Sekitar pukul 14.00 kelimanya tiba di area bekas tambang pasir tersebut.

BACA JUGA:  Sekarang Desa Hanura Miliki Samsat, Ini Kata Kasatlantas
  • Bagikan