Pemkab: Jika PKS Rampung Akhir Tahun, Jalan-Listrik Sumberrejo-Hayharu Dieksekusi 2022

  • Bagikan

Kondisi jalan menuju Wayharu, Bengkunat Pesisir Barat. Foto dibidik 31 Oktober 2016/Novan Erson/WAKTUINDONESIA.ID

KRUI, WAKTUINDONESIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) hingga saat ini salah satu fokusnya yakni terus berupaya untuk membuka keterisoliran wilayah Wayharu Kecamatan Bangkunat dengan peningkatan jalan dan memasukkan jaringan listrik PLN Sumberrejo-Wayharu yang melintasi kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Saat ini Pemkab Pesibar masih menunggu jawaban usulan pembahasan dan pembuatan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Pesibar dengan BBTNBBS, setelah sebelumnya Ditjen. Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) melalui surat Nomor: S.877/KSDAE/PIKA/KSA.0/11/2021, 5 November lalu, sudah memberikan signal merestui upaya Pemkab Pesibar untuk membuka keterisoliran Wayharu yang sudah dirasakan masyarakatnya lebih dari setengah abad itu.

BACA JUGA: Soal Jalan-Listrik Sumberrjo-Wayharu, Pemkab: BBTNBBS belum Setujui Usulan PKS

Bahkan jika Pemkab Pesibar dan BBTNBBS bisa mencapai kesepakatan dan pembuatan PKS bisa dirampungkan pada akhir tahun ini, maka pada 2022 mendatang Pemkab Pesibar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bisa langsung mengeksekusi untuk peningkatan jalan disepanjang Sumberrejo-Wayharu yang disebut dengan Jalur Patroli.

Hal itu dikatakan Kabid. Bina Marga, Andrian Sani, mendampingi Kepala DPUPR, Jalaludin, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (8/12). Menurut Sani, jika PKS antara Pemkab Pesibar dengan BBTNBBS bisa disepakati dan diselesaikan pada tahun ini, maka pengerjaan peningkatan jalan Jalur Patroli Sumberrejo-Wayharu bisa dilaksanakan 2022 mendatang. “Dengan catatan PKS nya sudah selesai. Pengerjaan bisa dilaksanakan tahun depan secara bertahap,” kata Sani.

BACA JUGA:  Kepala BNN Waykanan Sambangi Lapas Lampura, Ini Misinya
  • Bagikan