Proyek Nasional Reservasi Jalan dan Jembatan di Menggala tanpa Papan Nama

  • Bagikan

MANGGALA, WAKTUINDONESIA – CV Kanaya Putri pelaksana proyek nasional reservasi jalan dan jembatan di Lalan Lintas Timur Tulungboho Menggala, Kabupaten Tulangbawang, Lampung diduga melanggar keterbukaan informasi publik dan tidak mentaati kontrak kerja proyek nasional melalui Balai Besar Provinsi Lampung.

Pasalnya, di lokasi proyek tidak terpampang papan keterangan (plang nama) informasi proyek dan kelengkapan sarana prasarana sesuai SOP K3SS, proyek penguatan dinding aliran sungai (bronjongan) dikhawatirkan mengganggu kelancaran lalu lintas jalan raya hingga mengancam keselamatan jiwa akibat proyek itu.

Ironisnya, pihak CV Kanaya Putri melalui pengawas lapangan Riswan Permadi (43) menyatakan pihaknya sebagai pelaksana proyek nasional dikerjakan sesuai arahan dan petunjuk jajaran pimpinan, meskipun dirinya mengakui tidak adanya plang nama proyek, pembuatan bronjongan secara manual menggunakan alat sederhana hingga tidak melibatkan masyarakat setempat, diduga kelalaian CV Kanaya Putri.

Dikatakan Riswan Permadi, dirinya selalu lakukan koordinasi bersama tim (CV Kanaya Putri), seperti kebutuhan material, penumpukan material hingga ukuran panjang dan lebar kerangka bronjongan melalui saluran telepon termasuk rekrut pekerja proyek reservasi jalan dan jembatan dilaksanakan atau dimulai sejak Selasa (25/10) beberapa waktu lalu hingga akhir tahun 2022 selesainya.

“Jika berkaitan hal lainya, saya tidak mengetahui apa-apa pak, saya hanya pengawas lapangan saja. Silahkan datang di kamp kami di kampung Astra kesetra,” ungkapnya kepada wartawan, Minggu (29/10).

BACA JUGA:  Gelar Doa Bersama Jelang Tahun Baru 2023, Pemkab Tulang Bawang Beri Bonus Qori Berprestasi di MTQ Lampung
  • Bagikan