Jembatan Way Tahala Desa Gunung Sugih Kecamatan Kedondong/Foto: Apriansyah
KEDONDONG, WAKTUINDONESIA – Jembatan Way Tahala yang ada di Desa Gunung Sugih Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran dikeluhkan masyarakat dan para pengendara yang melintas.
Pasalnya, bangunan jembatan yang menelan anggaran sebesar Rp651 juta tersebut baru selesai dibangun pada akhir tahun 2022 lalu, namun bangunan tersebut terkesan semrawut dan menjadi lokasi kecelakaan para pengendara.
Edi Purba Gunawan salah satu warga Desa Gunung Sugih Kecamatan Kedondong mengatakan, setelah jembatan tersebut dibangun malah banyak kendaraan yang kecelakaan karena jembatan tersebut banyak lubang akibat tanah timbunan.
“Sudah banyak pengendara motor dan mobil yang mengalami kecelakaan di jembatan ini, dalam sebulan ini sudah ada tiga pengendara motor kecelakaan. Terbaru semalam sekitar pukul 02:25 wib ada satu pengendara motor yang terjatuh lagi, hal itu karena disitu banyak lubang akibat tanah timbunan,” kata Edi, Kamis 9 Maret 2023.
“Jadi tanah timbunan itu kalau terkena air hujan langsung terperosok ke dalam dan otomatis kalau panas jadi berdebu dan menjadi lubang bergelombang,” timpalnya.
Menurutnya, sebelum jembatan tersebut dibangun tidak pernah terjadi kecelakaan para pengendara yang melintas.
“Seharusnya setelah dibangun jembatan ini, para pengendara merasa lebih aman dan nyaman, tapi ini malah jadi lokasi kecelakaan,” ujarnya.





