DAIRI, WAKTUINDONESIA – Bersama Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi dan PT Petrokimia Kayaku gelar penyuluhan tentang kondisi dan keadaan tanaman padi area persawahan Buluduri Desa Lumbantoruan dan Lumban Sihite Kecamatan Lae Parira, Kabupaten dairi, Selasa (29/9).
Di Desa Lumbantoruan, seorang petani Sintong Siregar (58) mengakui sudah melakukan penyemprotan pada tanaman padinya sebanyak tiga kali untuk mengharapkan hasil panen maksimal, namun mengecewajan.
“Saya kecewa dengan insektisida yang biasa saya gunakan ini, sudah tiga kali saya semprotkan pada tanaman padi saya hasilnya sungguh mengecewakan,” ungkap Sintong.
Koordinator PT Petrokimia Kayaku, Ridoni Berampu langsung merespon keluhan itu.
“Kepada seluruh masyarakat petani, beberapa yang harus diperhatikan dalam membasmi hama putih palsu, yaitu pertama penyemprotan harus tepat waktu, cara dan tepat sasaran,” ungkapnya.





