Irna memaparkan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Kabanjahe, dirinya membenarkan jika di kecamatan tersebut kini menjadi klaster penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karo.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo itu mengatakan, menurut pendataan yang mereka lakukan jika delapan dari 10 kasus baru ini, masih ada kaitannya dengan kasus pasien positif yang meninggal beberapa waktu lalu.
“Ini memang sudah terjadi klaster, kalau kita sebut klaster melalui kasus yang kemarin. Karena dari kasus yang baru, delapan di antaranya masih berkaitan. Bahkan, dari jumlah semua kasus, 13 kasus itu masih berkaitan dengan yang meninggal beberapa waktu lalu,” sebutnya.
Untuk itu, saat ini sangat dibutuhkan kesadaran semua pihak untuk memutus mata rantai penyebaran dengan kedisplinan menjalankan protokol kesehatan. Ini mutlak, disiplin mematuhi protokol kesehatan, tegasnya.
Menyinggung data dari Gugus tugas juga ada lima OTG baru asal Kecamatan Kabanjahe dan satu PDP baru asal Kecamatan Laubaleng, Irna membenarkan sembari mengajak masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti jaga jarak dan memakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun serta menghindari kerumunan.
LAPORAN: Rekro G Tarigan, Karo





