Kemudian Unit Tugas Survei yang dipimpin oleh Mayor Laut (P) Yohanis Kalambo, bersama team survei melaksanakan kegiatan Survei dan Pemetaan di Perairan Taritip Kalimantan Timur yang meliputi meliputi pesisir taritip guna mendukung pengembangan pangkalan TNI AL dengan sumber data survei pada perairan Taritip yaitu survey Kaltim tahun 1979.
Penyiapan data hidro-oseanografi yang dimulai dari proses akuisisi data survei di lapangan, pengolahan data, hingga penyiapan peta yang bertujuan guna mendukung penyiapan ibukota negara dan rencana pengembangan fasilitas labuh VVIP Kepresidenan di kawasan perairan Kaltim. Di sisi lain aspek strategis untuk militer, survei ini diharapkan menghasilkan suatu rekomendasi teknis kepada pimpinan tentang pengembangan Faslabuh Pangkalan TNI AL.
“Hal ini sehubungan dengan rencana pemindahan ibukota RI dari Jakarta ke Kalimantan Timur, sehingga dibutuhkan data hidro-oseanografi yang memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi, akurat dan mutakhir untuk menjamin keselamatan bernavigasi mengantisipasi peningkatan jalur transportasi laut dari dan ke ibukota baru,” pungkas Kapushidrosal.
Sehubungan dengan situasi New Normal saat ini, dalam melaksanakan kegiatan, Tim Unit Tugas Pushidrosal tetap melaksanakan prosedur protokol kesehatan Covid -19.
(ril/esa)





