Bangkai Pesawat SJ182 di Kedalaman 23 Meter dan Bakal Diderek

429

JAKARTA, WAKTUINDONESIA – Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto mengungkapkan, bahwa tim SAR gabungan telah berhasil menemukan titik koordinat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

Dan sedang dalam perencanaan untuk mengangkat badan besar dari dasar laut dengan kedalaman sekitar 23 meter tersebut.

“Saat ini, seluruh prajurit yang masih berada di lokasi, khususnya dari TNI Angkatan Laut, mendukung Basarnas untuk mengambil pecahan-pecahan, potongan-potongan dari SJ-182,” ujar Panglima Hadi Tjahjanto, Minggu (10/1/21).

Dikatakan, bagian-bagian kecil masih bisa dievakuasi.

“Namun bagian-bagian yang besar akan kita datangkan kapal yang memiliki kemampuan craine (derek) untuk mengangkatnya,” jelasnya.

Panglima TNI juga menjelaskan bahwa TNI dan Basarnas telah memberikan marking posisi blackbox.

“Semoga dalam waktu tidak lama, blackbox tersebut dapat ditemukan sehingga KNKT dapat mengungkap penyebab kecelakaan pesawat,” imbuhnya.

Sementara Kabasarnas selaku leading sector penyelenggaraan operasi SAR akan terus bekerja mengumpulkan semua obyek pencarian sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar operasi ini dapat berjalan sesuai rencana. Dengan dukungan semua pihak, kami optimis operasi SAR ini dapat kami selesaikan secepatnya,” tegasnya.

BACA JUGA: 

  • Menhub Sebut 7 Anak 3 Bayi dalam Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang Hilang Kontak Jatuh di Kepulauan Seribu

• Basarnas Lampung Kirim 31 Orang Bantu Operasi SAR Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182

(fik/WII)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Staf Bupati Lambar Abaikan Dokumen Resmi Negara, Ketua Fraksi Ismun: Setiap Pertanyaan Wajib Dijawab