“Jika dipelihara dengan seni bonsai akan menjadi nilai estetika seni dan nilai jual yang tinggi,” katanya.
Wawan mengatakan, penyelenggaraan kopdar sebagai ajang silatuhrahmi antara pencinta bonsai se-Lambar. Namun, disisi lain salah satu tujuannya yakni menciptakan ekonomi kreatif untuk masyarakat.
Madih kata Wawan, kopdar diikuti oleh anggota PPBI Cabang Lambar dan anggota Bonsai Lambar Community (LBC) sebagai wujud untuk mengobati kekecewaan tertundanya Event Kontes Bonsai Nasional yang seharusnya digelar tahun ini.
“Kopdar dilaksanakan sarana meningkatkan semangat pecinta bonsai untuk terus berkarya, meningkatkan Pemahaman dan wawasan terhadap seni bonsai, mendukung pemerintah sebagai kabupaten konservasi, berbagi pengetahuan dan kreatifitas, meningkatkan solidaritas serta sebagai sarana menjalin silaturahmi sesama penggemar bonsai,” jelasnya. (wii)





