“Melihat kelompok pemuda dari Desa Sukanalu tiba, kelompok pemuda Desa Sigarang-Garang langsung membubarkan diri,” ujarnya.
Naas, saat Kelompok pemuda dari Desa Sukanalu tiba, diantaranya WS, SS masih di lokasi.
Tak pelak, SS jadi sasaran kekecewaan WS cs.
“SS mengalami luka pada pinggang bagian belakang, bekas senjata tajam, dan saat ini korban sudah dibawa ke RS. Efarina Etaham Berastagi untuk dirawat. Serta pelaku sudah kita amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” tutur Kasat Reskrim.
Kericuhan itu juga dibenarkan Kepala Desa Kuta Gugung, Naman, Teran Paska Andreas Ginting.
Melalui WhatsApp, Kades Teran Paska tak menampik insiden bentrok antardua kelompok pemuda yang bertetangga itu terjadi di wilayahnya. Ia menyayangkan kejadian tersebut.
“Padahal kami pihak desa telah memasang spanduk larangan memasuki kawasan objek wisata di Lau Kawar. Karena daerah kami masih ditetapkan oleh pemerintah masih kawasan zona merah Gunung Sinabung,” pungkasnya.
(rek/Wii)





