Gegara Ini 2 Kelompok Pemuda Bentrok di Lau Kawar, 1 Terluka

870

KARO, WII – Polisi menyebut, pengutipan uang kebersihan dari pengunjung yang memasuki objek wisata Lau Kawar, Desa Kuta Gugung Kecamatan Naman Teran, Karo, Sumut diduga menjadi pemicu kericuhan dua kelompok pemuda di Lau Kawar, Minggu (26/7) sekitar pukul 13.00 WIB.

Akibat kericuhan itu, seorang warga Sigarang-Garang Kecamatan Naman Teran, SS (26) terluka akibat senjata tajam.

Demikian ditandaskan Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan, Senin (27/7).

Menurutnya, SS diduga dianiaya WS (23) bersama sejumlah rekannya dari Desa Sukanalu.

Menurut Kasat Sastrawan Tarigan, keributan disinyalir dipicu pengutipan uang kebersihan secara sukarela dari pengunjung yang memasuki objek wisata Lau Kawar.

Dimana, lanjutnya, pemuda dari Desa Sigarang-Garang tak diperkenankan bergabung ke pos pengutipan oleh sejumlah pemuda dari Desa Sukanalu.

“Merasa kesal kelompoknya dilarang bergabung, sekelompok pemuda dari Desa Sigarang-Garang melakukan pengutipan kepada pengunjung di lokasi lain, yakni di jalan menuju pos penjagaan Zona Merah Gunung Sinabung. Lokasi itu menuju Dusun Lau Kawar atau sebelum pos pengutipan kelompok pemuda Desa Sukanalu,” jelas Sastrawan.

Lanjut kasat, aksi sejumlah pemuda dari Sigarang-Garang tercium sekelompok pemuda dari Sukanalu.

Sejumlah pemuda dari Desa Sukanalu pun akhirnya mendatangi lokasi kelompok pemuda Desa Sigarang-garang melakukan pengutipan tersebut.

“Melihat kelompok pemuda dari Desa Sukanalu tiba, kelompok pemuda Desa Sigarang-Garang langsung membubarkan diri,” ujarnya.

Naas, saat Kelompok pemuda dari Desa Sukanalu tiba, diantaranya WS, SS masih di lokasi.

Tak pelak, SS jadi sasaran kekecewaan WS cs.

“SS mengalami luka pada pinggang bagian belakang, bekas senjata tajam, dan saat ini korban sudah dibawa ke RS. Efarina Etaham Berastagi untuk dirawat. Serta pelaku sudah kita amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” tutur Kasat Reskrim.

BACA JUGA:  Tempat Karaoke-Wisata di Pringsewu Tetap Beroperasi Meski Zona Merah

Kericuhan itu juga dibenarkan Kepala Desa Kuta Gugung, Naman, Teran Paska Andreas Ginting.

Melalui WhatsApp, Kades Teran Paska tak menampik insiden bentrok antardua kelompok pemuda yang bertetangga itu terjadi di wilayahnya. Ia menyayangkan kejadian tersebut.

“Padahal kami pihak desa telah memasang spanduk larangan memasuki kawasan objek wisata di Lau Kawar. Karena daerah kami masih ditetapkan oleh pemerintah masih kawasan zona merah Gunung Sinabung,” pungkasnya.

(rek/Wii)

Facebook Comments