“Secara total pendapatan daerah tahun 2021 direncanakan sebesar Rp.1,367 Triliun yaitu mengalami peningkatan sebesar 9,34 persen dari Tahun 2020. Hal ini disebabkan karena menyesuaikan dengan kondisi Perekonomian Nasional,” terang bupati.
“Kemudian secara umum belanja daerah tahun 2021 dialokasikan sebesar Rp.1,305 Triliun atau terjadi penyesuaian dari belanja daerah tahun 2020 sebesar 7,32 persen. Dan juga Dari sisi penerimaan pembiayaan Tahun 2021 dianggarkan sebesar Rp.5 Milyar bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya, sedangkan pengeluaran pembiayaan tahun 2021 dianggarkan sebesar Rp.67,4 Milyar,” tutup dia. (Ndo)





