Warga Desa Lasarabagawu, Kecamatan Mandehe Barat Kabupaten Nias Barat, Oktober Gulo, juga menyampaikan kesulitan saat musim hujan, khususnya di Kepulauan Nias mayoritas pekerjaannya yang menyadap karet dan bersawah.
“Khususnya di desa saya, sekarang sebagian sedang melakukan kegiatan panen akan tetapi air sungai meluap sehingga sawah kami tidak bisa melakukan aktivitasnya sehingga sawah kami tidak bisa dipanen lagi akibat musim hujan seperti ini,” ujarnya.
Sementara, Ketua Kelompok Tani Mude Sahabat di Desa Tigaserangkai Kecamatan Lahomi, Nias Barat, Fenda Daeli.
“Saat musim hujan para petani sangat mengeluh karena sawah yang berlokasi dekat sungai Na’ai, banyak gagal panen diakibatkan banjir,” katanya.
Tokoh masyarakat Nias Barat, Ben Hia, pemerintah pusat dan provinsi memberikan solusi terbaik untuk para petani karet dan sawah dalam memenuhi kebutuhan keluarga pada musim hujan ini,” harapnya Ben Hia.
Laporan: Sedarius Gula, Nias Barat





