WAYKANAN, WII – Petani cabai di Kampung
Banjarnegara, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Waykanan, Lampung mengeluhkan merosotnya harga cabai di daerah tersebut.
Petani kian lesu kala harga komoditi yang terasa pedas itu berbarengan dengan pandemi covid-19.
Seorang petani cabai, Safarudin, Selasa (4/8) mengatakan, harga cabai merah berkisaran kini hanya Rp17 ribu per Kg. Biasanya bisa mencapai Rp40 ribuan. Sementara cabai rawit yang biasanya Rp45 ribuan di petani sekarang kebanyakan menjual dengan harga Rp20 ribu,” ujarnya.
Tak pelak, kondisi itu bedampak pada merosotnya penghasilan petani cabai. Meski buah menyedap rasa itu tergolong memuaskan.





