Lalu, terusnya, saksi bersama warga lalu kembali ke sumur tempat korban mencuci pakaian dan berinisiatif mengecek di dalam sumur.
“Setelah dimasukkan alat pengait ke dalam sumur, ternyata tubuh korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah MD dan warga langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Banjar Agung,” jelas Kompol Rahmin.
Mendapatkan informasi tersebut, petugas Polsek bersama Tim medis langsung mendatangi TKP dan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, terdapat luka goresan pada hidung sebelah kiri dan mulut mengeluarkan busa.
Kapolsek menambahkan, hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap para saksi di TKP didapat informasi kuat SA bunuh diri.
“Penyebab korban mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri ke dalam sumur karena depresi akibat beban ekonomi dan korban tidak memiliki riwayat penyakit apapun,” selanya.
Seraya menyebut pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dengan cara membuat surat pernyataan dan telah menerima peristiwa ini sebagai sebuah musibah.
(yan/WII)





