Ini Bukti Keseriusan Lambar Dalam Pengendalian Penduduk, Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana Dari BKKBN

197

LIWA, WII – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) mendapatkan penghargaan manggala karya kencana dari Pemerintah Pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Penghargaan rencananya akan diberikan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Uliantina Maiti kepada Bupati Lambar Parosil Mabsus dan Ketua Penggerak PKK, Partinia Parosil Mabsus yang diagendakan di Aula Bupati setempat, Selasa (11/08/20) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Dinas Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Anak (KBPP dan PA) Lambar, Henry Faisal saat ditemui dituang kerjanya mengatakan,  penghargaan manggala karya kencana merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah Pusat melalui BKKBN kepada sosok yang dinilai mempunyai dedikaasi tinggi terhadap program pengendalian penduduk.

Dimana Lambar mendapatkan dua penghargaan sekaligus dari BKKBN. Yakni, ditujukan langsung oleh Kepala Daerah atau Bupati dan Ketua Penggeraka PKK.

Menurut Henry, selain Lambar ada kabupaten lain di Lampung yang mendapatkan penghargaan serupa. Namun yang membedakannya, Pemkab Lambar mendapatkan dua penghargaan sekaligus. 

“Lambar merupakan kabupaten yang mendapatkan penghargaan doble satu-satunya di Lampung,” katanya.

Dikatakannya, penghargaan ini merupakan penghargaan pertama dimasa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Parosil Mabsus-Mad Hasnurin dalam program pengendalian penduduk.

Dengan adanya penghargaan tersebut, Henry berharap dapat lebih mrmotifasi baik jajarannya serta khususnya Pemkab Lambar. Dimana, pihaknya kedepan menargetkan mendapatkan penghargaan satya lencana. Dimana, penghargaan ini langsung diberikan oleh Presiden Indonesia.

“Target kita dua tahun kedepan kita mendapatkan penghargaan dari Presiden dari bidang yang sama. Ini menjadi motifasi kami untuk terus bekerja memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (swi/WII)

Facebook Comments
BACA JUGA:  FPII Waykanan Duga Nilai BPNT yang Diterima KPM tak Sesuai, PT MJM Cuek