Adapun terkait pengawasan KBM tatap muka di masa Pandemi, SD Negeri 1 sebarus menerapkan protokol kesehatan seperti diwajibkannya siswa untuk selalu mencuci tangan sebelum masuk ruang belajar, menggunakan masker serta menjaga jarak saat masuk dan keluar lingkungan belajar yang dipandu penjaga sekolah.
Meskipun, lanjut Hendro, ada beberapa siswa yang tidak mengikuti program KBM tatap muka dengan alasan orang tua tidak mengizinkan. Sehingga untuk beberapa siswa tersebut tetap diberlakukan KBM via Daring.
Terkait Pengawasan orang tua, Hendro mengatakan kebanyakan siswa diantar dan dijemput oleh orang tua guna mendukung program pemerintah prihal KBM tatap muka sesuai yang diinstruksikan pemerintah daerah.
Tampak dalam ruang belajar yang dipantau oleh waktuindonesia.id, peseta didik dan tenaga pengajar (Guru) menerapkan anjuran pemerintah dengan Physical distancing (menjaga jarak).
Laporan : Erwan Nur / WII





