Mayat Wanita Tenggelam Dengan Tangan Terikat Ternyata Korban Pembunuhan, Tak Disangka, Pelaku Orang Dekat Korban

1079

GEDONGTATAAN, WII – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung bersama aparat Polres Pesawaran berhasil mengungkap kasus penemuan mayat wanita mengambang dengan keadaan kedua tangan terikat yang terjadi pada Sabtu (23/8) kemarin. Ternyata, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan oleh dua orang yang satu diantaranya tak lain adalah kekasih dari korban itu sendiri.

Kedua pelaku tersebut masing-masing adalah, WAH (18) dan CH (18) yang merupakan Warga Kecamatan Tegineneng, Pesawaran. Keduanya diamankan pihak kepolisian pada Minggu (23/8) malam hari.

“Ya korban wanita yang ditemukan kemarin (Sabtu-red) adalah korban pembunuhan, pelakunya dua orang. Dua-duanya sudah kami amankan,” kata Kapolres Pesawaran, AKBP. Vero Aria Radmantyo, Senin (24/8).

Kapolres menjelaskan, motif dari pembunuhan tersebut lantaran korban yang diketahui berinisial DW (16) meminta salah satu pelaku berinisial WAH, yang juga pacar dari korban untuk bertanggungjawab sebab sebelumnya telah menghamili korban.

“Motif pembunuhan didasari karena pelaku menolak bertanggungjawab. Sebab, sebelumnya korban sudah hamil enam bulan,” jelas Vero.

Ia mengatakan, sebelum dilemparkan ke sungai, korban terlebih dahulu diikat tangannya dengan alasan diajak berobat kepada dukun untuk menggugurkan kandungan. Sampai akhirnya, kedua tersangka lantas melemparkan korban ke sungai dengan kondisi tangan terikat.

“Lantas, korban dibawa ke pinggir sungai yang berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi penemuan mayat, dan di jeburkan ke sungai dalam kondisi tangan terikat,” ungkapnya.

Atas perlakuan tersebut, kedua tersangka dijerat Pasal 340 KUHP tengang pembunuhan yang direncanakan dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat perempuan berusia 16 tahun ditemukan mengambang di Sungai Ledeng, di salah satu desa di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. Mayat tersebut, ditemukan dalam keadaan kedua tangan terikat.

BACA JUGA:  TNI-Polri dan Pujakesuma Dairi Serahkan Bantuan Masker-Sembako ke Satgas Covid-19

Diketahui inisial korban adalah DW warga di salah satu di Kecamatan Tegineneng. Korban ditemukan warga yang saat itu hendak memancing ikan pada Jumat (21/8) kemarin sekira pukul 17.00 wib. (WII)

Facebook Comments