“Seperti di Kecamatan Waykhilau ini, baru ada Puskesmas Gunung Sari dan Puskesmas Kota Jawa, tapi memang belum beroperasional karena Alkesnya belum dikirim dari Pemerintah Pusat, sebab perlu diketahui, untuk bangunan memang Pemda yang siapkan, dan ini sudah selesai kita bangun, tapi untuk Alkes merupakan kewenangan dari Pemerintah Pusat, ditambah adanya pandemi Covid-19 ini, jadi sedikit terhambat lagi,” timpalnya.
Dendi juga berharap, dengan adanya pihak swasta yang ikut berpartisipasi dalam penyediaan pelayanan kesehatan bisa meningkatkan kesejahteraan kesehatan.
“Kami sangat support jika adanya pihak swasta yang ikut berpartisipasi aktif dalam penyediaan fasilitas kesehatan, saya juga minta kepada Dinas Kesehatan untuk semua Faskes yang ada agar bisa saling terintegrasi, sehingga bisa menjadi garda terdepan dalam penanganan kesehatan ditengah masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Farid Wajedi selaku Pembina Yayasan Ibnu Muhtaram berharap klinik Berlian Husada bisa memberikan manfaat kepada masyarakat Pesawaran.
“Semoga adanya klinik Berlian Husada bisa menjadi manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, misalnya jika ada penyakit ditengah masyarakat bisa segera ditangani dan dideteksi agar segera bisa diantisipasi,” tutupnya. (Ded/Ngt/WII)





