“Saat ini dirawat di Kota Bumi, karena ada penyakit lain,” katanya tanpa menjelaskan penyakit yang diderita pasien itu.
Untuk memutus rantai penyebaran penyebab krisis kesehatan global itu, gugus tugas telah melakukan sejumlah langkah penanganan.
Pihaknya saat ini melakukan tracking terhadap keluarga dan kerabat yang sempat kontak langsung dengan pasien.
Setudaknya sebanyak 20 orang terdekat dijadwalkan menjalani rapid test di Puskesmas Pajar Bulan.
“Tim sudah di lokasi, saat ini kita akan melakukan rapid test terhadap keluarga dan kerabat yang sempat kontak. Hasil rapid test ke 20 orang sudah dapat kita informasikan nanti siang,” katanya.
Sejatinya, Lambar telah ditetapkan sebagai daerah zona kuning setelah empat bulan terakhir nihil dari penyebaran virus yang diketahui pertama kali penyebarannya di Kota Wuhan, China itu.
(lem/WII)





