Ratusan Orang Kunjungi KRL Setiap Hari, Pemandangan Alam Yang Asri Menjadi Daya Tarik Wisatawan Lokal dan Luar Daerah

  • Bagikan

LIWA, WII – Meski masih dalam situasi pandemi corona virus dissaese 2019 (covid-19) antusias pengunjung Kebun Raya Liwa (KRL) di Pekon (Desa) Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) masih tinggi.

KRL menjadi salah satu destinasi wisata yang kerap dikunjungi wisatawan baik lokal maupun luar daerah, terlebih pada hari libur ataupun akhir pekan.

Namun untuk dapat menikmati pemandangan dengan suasana alam yang masih asri serta menyajikan udara yang sejuk pengunjung diwajibkan menaati protokol kesehatan covid-19.

“Di New Normal ini pengunjung wisata sangat antusias di hari-hari libur. Kalau hari biasa paling kurang lebih 100 orang pengunjung tapi kalau untuk hari-hari libur bisa mencapai 300 sampai 600 pengunjung bahkan lebih,” kata Petugas KRL, Rudi kepada waktuindonesia.di, Minggu (30/08/20).

Dikatakan Rudi, sebagai langkah menekan terjadinya penyebaran covid-19, pihaknya menyediakan fasilitas penunjung bagi pengunjung. Yakni, disediakannya sarana cuci tangan yang ditempatkan dipintu masuk dan didalam KRL.Selain itu, setiap pengunjung diwajibkan menggunakan masker serta diperiksa suhu tubuh sebelum melangkah madus kekawasan KRL.

“Sementara untuk protokol kesehatan sendiri kami menyediakan sarana untuk cuci tangan digerbang masuk ada dua dan didalam serta disetiap kamar mandi (toilet). Kami juga mewajibkan pengunjung menggunakan masker,” katanya.

“Setiap pengunjung wisata KRL, kami lakukan cek suhu tubuh jika suhu tubuh mencapai 37 drajat atau lebih maka kami tidak membolehkan pengunjung masuk,” tambahnya.

Sementara ditempat yang sama Ka Spk Polsek Balik Bukit, Aipda Andikal Putra saat melakukan patroli rutin menghimbau seluruh masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan baik dirumah maupun saat menjalankan aktifitas sehari-hari.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Balikbukit khususnya.
Supaya menerapkan protokol kesehatan seprti memakai masker,jaga jarak untuk memutus penyebaran virus corona .
Demi kebaikan kita bersama,” ucapnya.

BACA JUGA:  Gubernur Arinal Matangkan Pengembangan Pariwisata Terintegrasi di Bakauheni, Ditargetkan Selesai Tahun 2024

Laporan : Wahyudi /WII

  • Bagikan