Hampir tiap tahun Pemkab Bekasi cetak uang untuk penyertaan modal yang tidak sedikit. “Hampir 14 tahun Direktur URS pimpin PDAM Tirta Bhagasasi,” ucapnya.
Ia menyebut, selama itu juga pelayanan dan kepuasan pelanggan dinilai masih banyak dikeluhkan. Khusunya terhadap empat kecamatan yang setiap musim kemarau, selalu kekurangan air seperti di Bojongmangu, Cibarusah, Tarumajaya dan Serang Baru.
LMP mendesak direktur utama PDAM Tirta Bhagasasi mundur. Juga menolak penyertaan modal sebelum dilakukannya pemisahan aset. “PDAM Tirta Bhagasasi bisa dikatakan tidak bisa memberikan keuntungan yang signifikan untuk Pemkab Bekasi,” tambahnya.
Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan URS terkait pernyataan LSM itu.
(van)





