AS pun disebut polisi mengakui perbuatannya.
“AS mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban yang bernama EADdengan cara menjerat leher korban menggunakan tali tambang lalu ke batang sawit kemudian bahu korban ditekan hingga tali mengencang dan korban kehabisan nafas,” jelas Iptu Andre.
Masih kata Kasatreskrim menurutnya, motif pembunuhan dilatarbelakangi asmra. Cinta yang bertepuk sebelah tangan AS.
Pasalnya, lanjut Andre, AS kesemsem, menaruh hati dengan ibu EAD, seorang janda.
AS kesal lantaran ibu EAD diduga punya hubungan spesial dengan pria lain dan kerap keluar rumah bersama.
Cinta sebelah tangan AS penyebab AS gelap mata. Anak dari wanita yang diinginkan AS jadi korbannya. AS pun mengeksekusi EAD.
“AS cemburu saat mengetahui ibu korban ada hubungan dekat dengan pria lain. AS kerap cemburu saat ibu korban keluar dengan pria lain,” ujarnya.
“AS berikut barang bukti telah kita amankan dan dibawa kepolsek Tulangbawang Tengah untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas kasatreskrim itu.
(agt/WII)





