“Dalam hajatan pilkada, yang paling penting adalah bagaimana pemimpin yang nantinya terpilih mampu menyejahterakan masyarakatnya. Melaksanakan janji janji politik yang pernah di sepakati dalam masa kampanye,” imbuhnya.
Selanjutnya, kata dia, para kepala daerah yang terpilih malah menjadi raja-raja kecil yang akhirnya membuat rakyat menjadi korban. Kepala daerah yang terpilih harus menerapkan konsep otomotif daerah yang telah ditetapkan pasca reformasi.
“Semoga pilkada serentak 2020 ini menjadi evaluasi dari pilkada sebelumnya dan harus menjunjung tinggi prinsip asas kepemiluan.
Dan dalam masa covid ini agar slalu menjaga protokol kesehatan dalam melaksanakan pertemuan ataupun mengumpulkan massa,”
tutupnya.
(rhm/WII)





