“Pasien 492,491, 493, 494 dari Kabupaten Mesuji yang merupakan hasil tracing dari pasien nomor 450 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri dan pasien nomor 495 sampai 496 laki-laki 46 tahun dan perempuan 42 tahun dari kabupaten Tulangbawang Barat merupakan hasil tracing dari pasien nomor 413 yang merupakan bapak dan ibu dari pasien nomor 413 saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit di Tulangbawang Barat,” ungkapnya.
Pasien nomor 497-500 dari Bandarlampung yang merupakan hasil tracing dari pasien 401 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri, pasien nomor 501-503 juga dari Bandarlampung merupakan hasil tracing dari pasien 392 saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri.
Lalu, pasien nomor 504 dan 505 dari Bandarlampung juga merupakan hasil tracing dari pasien 425 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.
“Pasien nomor 506 perempuan 14 tahun dari Bandarlampung yang merupakan hasil tracing dari pasien nomor 453 ini juga sedang menjalani isolasi mandiri. Selanjutnya pasien nomor 507 perempuan 25 tahun dari Bandarlampung merupakan hasil tracing dari pasien 350 yang saat ini sedang menjalani isolasi di rumah sakit pemerintah di Provinsi Lampung,” jelas Reihana.
Sedangkan, pasien nomor 508 perempuan 63 tahun dari Bandarlampung merupakan kasus baru dan melakukan kontak dengan anaknya yang baru datang dari kepulauan Riau yaitu Batam saat ini sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Bandarlampung.
“Terakhir pasien nomor 509 perempuan 23 tahun dari Pringsewu yang merupakan hasil tracing dari pasien 429 saat ini kondisinya sedang menjalani isolasi sendiri,” tutup Kadis Kesehatan Lampung itu.
(fik/WII)





