Karenanya, kata Jon, untuk memastikan aktifitas belajar di masing-masing sekolah di tengah pandemi Covid-19 berlangsung dengan efektif, tanpa harus memberatkan para walimurid, maka pihaknya secara bergilir memberikan pembinaan kepada seluruh dewan guru ihwal mekanisme KBM ke depan yang dilakukan secara Luring.
“Kedepan KBM ditengah pandemi Covid-19 dilaksanakan melalui Luring, yakni dengan cara murid mengambil tugas di sekolah, dikerjakan di rumah, dan dikumpulkan di sekolah,” pungkasnya.
Namun demikian, pihaknya memberikan kewenangan kepada pihak sekolah untuk menerapkan sistem belajar mengajar.
“Sejauh ini ada sekolah yang membentuk kelompok belajar seperti satu kelompok yang berisi lima murid yang kemudian didatangi oleh guru untuk melangsungkan belajar mengajar,” tukasnya.
Masih kata Jon, pihaknya juga berpesan kepada seluruh sekolah untuk terus mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (ers/WII)





