Kapolda Irjen Martuani Beber Pengungkapan 8,3 Kg Sabu Jaringan Malaysia – Indonesia

628

MEDAN, WAKTUINDONESIA – Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, pimpin press release pengungkapan kasus narkotika disebut jaringan Malaysia – Indonesia oleh Dit Narkoba Polda Sumut seberat 8,3 Kg bertempat di depan kamar jenazah RS Bhayangkara TK II Medan, Senin (12/10/20)

Kapolda Irjen Martuani tampak di dampingi Irwasda Polda Sumut, Dir Narkoba Polda Sumut dan PJU Polda Sumut.

Menurut Kapolda Martuani, Direktorat reserse narkotika Polda Sumut berhasil mengungkap tindak pidana narkotika dan meringkus dua tersangka dengan inisial AN dan M di lokasi berbeda.

Menurutnya, kecurigaan polisi berawal adanya informasi seorang laki – laki membawa narkotika dari Tanjungbalai menuju ke Medan dengan mengendarai mobil sedan accord dengan BK 1103 QJ dengan inisial AN yang mengatakan bahwa barang haram tersebut sudah diserahkan kepada M yang mengendarai motor beat dengan tas merah.

“Kemudian subdit lll Ditresnarkoba Poldasu bergerak cepat dan melakukan penangkapan terhadap M. Namun saat akan dilakukan penangkapan M melawan dengan menembakkan senjata api miliknya sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga saat dibawa ke rumah sakit nasibnya tidak tertolong.”

“Dari tangan M petugas menemukan 7 Kg sabu yg di bungkus di dalam kemasan teh hijau merek Qing Shan dengan lakban silver. Kemudian petugas melakukan pengembangan ke rumah tersangka AN dan di kamar tersangka di temukan 1 kg sabu dan tiga bungkus pelastik klip bening dengan isi sabu seberat 300 gram, jadi total keseluruhannya 8,3 Kg. Jaringan Indonesia – Malaysia,” jelas Kapolda Martuani.

Kapolda Sumut itu berharap semua pihak  berperan aktif memberikan informasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkotik. “Dengan begitu kita bisa bekerja sama memberantas narkotika dengan aktif memberikan informasi kepada Polisi.”

BACA JUGA:  Sidang Pertama Kasus TPA Dokan, Kabid Baron dan Rekanan tak Ajukan Aksepsi

(rek/WII)

Facebook Comments